Tips & TrickTips Mengemudi

Tips Mengemudi Mobil Di Jalan Pegunungan

Ada banyak jenis jalan yang akan kita lalui saat berkendara. Bisa jalanan perkotaan yang padat dan macet, bisa juga jalanan pegunungan yang menanjak dan menurun secara curam. Mengemudikan mobil di daerah pegunungan memang sangat menyenangkan. Selain karena udara yang lebih sejuk, jalanan juga cenderung lebih lenggang.

Namun begitu, mengendarai mobil di jalanan yang menanjak dan menurun seperti di daerah pegunungan membutuhkan konsentrasi serta kemampuan mengemudi yang mumpuni. Anda harus dapat mewaspadai tikungan saat jalanan menanjak atau menurun, melalui jalanan menanjak yang mungkin membutuhkan kita berhenti di tengah perjalanan dan juga jalanan menurun yang curam.

Jika tidak terbiasa, tentu ada banyak resiko yang bisa saja muncul. Misalkan saja kendaraan yang malah berjalan mundur hingga rem menjadi terlalu panas dan menjadi blong. Untuk itu, berikut ini beberapa tips yang mungkin dapat diperhatikan jika anda akan berkendara di jalanan pegunungan yang menanjak dan menurun.

Tips Mengemudi Di Tanjakan dan Turunan

Jalur pegunungan yang cenderung menanjak dan menurun, serta tikungan tajam akan memaksa mobil untuk bekerja lebih keras dari medan yang biasa anda tempuh. Maka dari itu, pastikan mobil yang akan anda kendarai dalam kondisi yang prima. Lakukan pemeriksaan semua komponen sebelum melakukan perjalanan. Beberapa komponen yang harus dilakukan pemeriksaan adalah rem, radiator, kopling dan ban. Tentu saja anda tetap harus memastikan mesin dalam kondisi yang siap diajak bepergian.

Setelah memastikan mobil dalam kondisi prima, maka pastikan pula anda dalam keadaan yang sehat dan bugar untuk berkendara dan melakukan perjalanan. Jalur yang menanjak dan menurun serta tikungan tajam membutuhkan respon yang cepat serta konsentrasi yang tinggi. Terlebih jika anda belum terbiasa melalui jalur tersebut.

Untuk memudahkan perjalanan, pelajari medan perjalanan yang akan dilalui. Biasanya jalur tertentu memiliki titik-titik vital seperti daerah palin curam atau tempat beristirahat. Anda dapat melakukan riset kecil-kecilan dengan menggunakan internet atau menggunakan GPS yang sudah terupdate databasenya.

Untuk jalur tanjakan, cobalah berkendara dengan transmisi atau gigi pada posisi yang rendah. Dengan demikian, maka mesin mobil akan bekerja pada RPM yang tinggi untuk memperoleh tenaga yang cukup di jalur menanjak tersebut. Terlebih saat tanjakan terbilang panjang dan curam. Kondisi ini juga akan memaksa mobil mengonsumsi bahan bakar lebih banyak. Maka dari itu, siapkan pula mobil dengan kondisi bahan bakar yang sudah terisi penuh.

Saat akan melewati tikungan, pastikan anda sudah mengurangi kecepatan atau memperlambat laju mobil anda. Jangan pernah memotong atau menyalip kendaraan di depan anda saat berada di area tikungan. Hal tersebut sangat berbahaya dan beresiko tinggi. Jika dirasa perlu, maka bunyikan klakson untuk memberi peringatan pada kendaraan yang akan dari arah berlawanan.

Jika jalur yang dilalui didominasi turunan, untuk memperlambat atau menghentikan mobil maka biasakan untuk menggunakan rem mesin atau engine brake. Dengan demikian, anda telah membantu mengurangi beban kerja pada rem mobil anda. Anda dapat membaca cara melakukan engine brake mobil, baik untuk manual ataupun matic.

Selalu posisikan mobil anda pada jarak aman dengan mobil atau kendaraan yang di depan anda. Pastikan untuk selalu mengemudi di jalur kiri dan jangan terlalu ke tengah. Jika terasa lelah, istirahat sejenak dan turun dari mobil untuk memulihkan kondisi.

Itulah beberapa tips mengemudi mobil di jalur menanjak dan menurun khas pegunungan. Yang terpenting adalah kondisi prima untuk anda dan mobil anda, serta konsentrasi pada perjalanan.

Related Articles

Leave a Reply

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker