Tips Membeli Mobil Bekas Taksi Blue Bird dan Lainnya

Untuk menjaga kualitas dan nama besar perusahaan, beberapa perusahaan taksi besar seperti Blue Bird selalu melakukan peremajaan terhadap armadanya. Umumnya, peremajaan dengan penggantian unit kendaraan baru tersebut dilakukan setiap masa pakai 5 tahun. Maka dari itu, kita selalu dapat melihat unit perusahaan taksi sekelas Blue Bird selalu menggunakan jenis mobil keluaran terbaru setiap tahunnya. Lalu, kemana unit lama yang sudah tidak digunakan lagi?

Sudah sejak lama diketahui jika Blue Bird memang menjual mobil bekas taksi mereka ke khalayak umum. Biasanya, usia mobil yang dijual tidak lebih dari 5 atau 6 tahun sejak masa produksi. Untuk ukuran sebuah mobil bekas, usia 5 tahun adalah usia kendaraan yang tergolong baru. Meski masih berusia muda, mobil-mobil bekas taksi tersebut dijual dengan harga yang cukup murah.

Tips Membeli Mobil Bekas Taksi Murah

Keuntungan Membeli Mobil Bekas Taksi

Ada beberapa keuntungan membeli mobil bekas taksi Blue Bird atau taksi lainnya. Salah satunya adalah usia mobil yang tergolong muda dan dijual dengan harga murah. Lalu, umumnya taksi menggunakan jajaran mobil yang memiliki versi pemasaran umumnya. Contohnya adalah Toyota Limo untuk taksi yang dijual Toyota untuk umum dengan nama Toyota Vios. Memiliki platform yang sama, yang membedakan keduanya hanyalah dari beberapa aksesoris dan fitur seperti power window dan velg kaleng.

Keuntungan lainnya, untuk menjamin pembeli memperoleh mobil bekas taksi dengan kualitas yang memuaskan, maka perusahaan taksi mengizinkan calon pembeli memeriksa kondisi mobil secara keseluruhan. Baik dari kondisi mesin, body mobil, bahkan diperkenankan pula untuk test drive. Setelah itu, beberapa pool juga memberi bonus dengan mengizinkan calon pembeli memilih sendiri warna mobil mereka nantinya.

Kerugian Membeli Mobil Bekas Taksi

Meski memiliki ragam keuntungan, membeli mobil bekas taksi juga memiliki beberapa kerugian. Diantaranya adalah mengenai ordometer yang tentu sudah tinggi, fitur yang kurang banyak seperti tidak ada power window, kaki-kaki yang ‘lelah’ atau masalah reputasi karena mobil bekas taksi sering dipandang sebelah mata. Namun dengan tambahan sejumlah dana, mobil taksi seperti Limo bisa disulap menjadi full fitur sekelas Vios!

Tips Membeli Mobil Bekas Taksi

Pilih Perusahaan Yang Punya Reputasi Baik
Meski banyak perusahaan taksi yang menjual armada bekasnya, ada baiknya memilih untuk membeli mobil bekas dari perusahaan taksi dengan reputasi baik. Beberapa perusahaan taksi yang besar rutin melakukan perawatan atas armada mereka. Meski akhirnya tetap saja mobil taksi adalah mobil yang digunakan setiap hari dengan jarak yang jauh, namun tidak ada salahnya memilih mobil dengan reputasi perawatan yang baik untuk memudahkan kita merawat nantinya.

Cek Kondisi Mesin
Sama seperti tips membeli mobil bekas lainnya, kondisi mesin adalah yang paling pertama diperhatikan. Meski sering digunakan, mesin yang terawat tentu akan berbeda dengan mesin yang jarang terawat. Jika dilihat sudah banyak oli merembes atau mesin terlihat kotor, maka bisa diragukan perawatan mesin mobil taksi tersebut.

Namun demikian, mesin yang bersih juga bukan jaminan bahwa mesin dalam kondisi sehat. Cobalah untuk menyalakan mesin dan dengarkan apakah ada suara yang mengganggu. Jika anda merasa ada kekurangan yang sifatnya kecil dari mesin, bisa dikesampingkan mengingat penggunaan mesin mobil taksi tersebut. Namun jika masalah yang anda lihat cukup besar dan membutuhkan banyak uang dan waktu untuk perbaikan, maka segera beralih ke unit lain. Ingat, perusahaan taksi mempunyai banyak unit yang bisa anda pilih!

Cek Kondisi Sasis dan Kaki-Kaki
Mobil taksi tentu digunakan hampir setiap hari dengan jarak tempuh ratusan, atau mungkin ribuan kilometer setiap harinya. Jalanan yang dilalui juga beragam, ada yang halus, bergelombang hingga menghantam lubang. Maka dari itu perhatikan kondisi kaki-kaki depan dan belakang mobil yang anda periksa. Jika anda merasa ada masalah dengan kaki-kaki, maka sama seperti tips sebelumnya. Kalau sifatnya minor dan memakan biaya kecil untuk perbaikan, bisa anda maklumi saja. Jika tidak, cari unit yang lebih baik!

Saat memeriksa kaki-kaki, atau saat anda ngolong, maka lihat juga sasis mobil tersebut. Apakah masih lurus atau sudah bermasalah. Periksa juga riwayat perbaikan mobil tersebut, apakah pernah kecelakaan berat, terguling dan sebagainya. Jika sasis sudah tidak normal, langsung tinggalkan.

Lakukan Test Drive
Untuk memastikan kinerjanya, tidak ada salahnya juga untuk melakukan test drive. Dengan cara ini, anda dapat menilai kinerja mesin, kaki-kaki dan sasis secara bersamaan. Jika anda berada di trek lurus namun mobil seperti ingin berjalan ke kiri atau kanan, berarti ada masalah dengan kaki-kaki atau sasisnya.

Periksa Surat-Surat Kendaraan
Langkah terakhir adalah memastikan jika surat kendaraan tidak ada masalah sama sekali. Biasanya, perusahaan akan langsung membuat plat hitam kendaraan atas nama anda. Meski begitu, ada juga yang memberikan sudah dalam plat hitam dan anda melakukan balik nama sendiri. Yang manapun, yang jelas kondisi surat harus cocok antara nomor rangka, nomor mesin, STNK dan BPKB.