Tips & TrickTips Otomotif

Penyebab Masalah Mesin Mobil Cepat Panas

Cuaca yang dengan suhu tinggi, ditambah dengan kondisi jalanan yang macet memang dapat dengan mudah membuat mesin menjadi cepat panas. Jika kurang diperhatikan, menghadapi kondisi tersebut maka mesin bisa saja menjadi overheat atau panas berlebih. Akibatnya, mesin mobil menjadi mogok dan susah untuk dihidupkan kembali.

Padahal, jika mesin dalam kondisi normal dan semua sistem pendinginan mobil bekerja dengan baik, cuaca dan kondisi macet tidak akan membuat mobil sampai mogok karena overheat. Hal ini lebih sering dikarenakan pemilik yang jarang memperhatikan sistem pendinginan mesin. Sederhananya, terkadang pemilik malas untuk sekedar mengecek dan menambah air radiator yang sudah berkurang. Padahal untuk mengecek kondisi air radiator cukup mudah, kita hanya tinggal mengisi radiator dengan air atau coolant jika sudah berkurang. Namun jika ternyata air radiator berkurang cukup banyak dalam waktu yang singkat, perlu dilakukan pemeriksaan adanya kebocoran baik dari selang radiator yang telah getas, maupun tutup radiator yang sudah tidak kuat lagi.

penyebab masalah mesin cepat panas

Selain itu, mesin yang gampang panas biasanya karena ada masalah pada kisi-kisi radiator. Air yang bereaksi dengan karat pada blok mesin akan membawa serpihan-serpihan karat tersebut keluar dari mesin dan tersangkut di kisi-kisi radiator. Akibatnya, sirkulasi air yang masuk dan akan keluar radiator menjadi kurang lancar dan tidak sempurna. Jika sudah begini, maka kita harus melakukan servis radiator untuk membersihkan kisi-kisi tersebut. Jika dalam kondisi yang parah, maka kisi-kisi radiator, atau bahkan set radiator harus diganti.

Faktor lain yang mungkin menjadi penyebab mesin mobil cepat panas adalah putaran kipas radiator yang tidak lagi mampu untuk membuang panas dari radiator dengan cepat. Putaran kipas yang lemah dapat terlihat saat kita memacu mobil, maka temperatur akan naik. Hal ini karena putaran kipas tidak dapat mengikuti kebutuhan untuk membuang panas lagi. Jika menggunakan kipas tambahan seperti kipas AC, maka jarum temperatur yang naik secara perlahan menunjukkan kalau kipas tambahan tersebut sudah mulai melemah pula. Untuk mengatasinya, maka perlu mengganti motor kipas dengan yang baru. Atau jika memang diperlukan maka kipasnya juga harus diganti.

Untuk memastikan kelancaran sirkulasi sistem pendinginan mesin, maka perlu diperhatikan pula kondisi water pump mesin mobil anda. Apabila terdapat kebocoran pada water pump, maka harus segera diganti agar sirkulasi air kembali normal. Selain itu, cek pula v-belt yang melilit pada water pump. Jika sudah terlihat getas atau ada retakan-retakan, lebih baik segera diganti daripada putus saat dalam perjalanan.

Meski masih diperdebatkan, namun beberapa montir dan sumber juga menyebutkan jika penggunaan tingkat kekentalan oli serta kadar oktan BBM yang tidak sesuai kebutuhan mesin juga dapat mempengaruhi panas mesin. Maka dari itu, gunakan selalu kadar oli sesuai ketentuan dari pabrikan mobil anda. Dan gunakan pula BBM yang sesuai dengan kompresi mesin mobil yang anda gunakan.

Related Articles

Leave a Reply

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker