Tips & TrickTips Otomotif

Kebiasaan Penyebab AC Mobil Rentan Rusak

Setiap orang tentu memiliki kebiasaan yang berbeda-beda dalam berkendara. Dalam hal perawatan fungsi dari pendingin ruang kabin atau AC mobil, kebiasaan tertentu dalam berkendara dapat membuat kinerja AC menjadi menurun atau bahkan cepat rusak. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengetahui kebiasaan yang sepatutnya kita hindari tersebut.

AC mobil mengeluarkan bau tak sedap

Hal pertama yang sering dilakukan tanpa disadari dapat merusak komponen AC adalah dengan menyalakan atau mematikan switch power AC saat mobil dalam keadaan berjalan atau mesin dalam putaran yang tinggi. Hal tersebut ternyata dapat merusak bagian komponen AC, khususnya pada bagian kompresor. Saat mesin dalam putaran yang tinggi, maka kompresor yang dinyalakan atau dimatikan secara mendadak akan menerima beban yang cukup tinggi. Kompresor secara otomatis akan menerima gesekan keras yang terjadi andtara pulley dan pressure pate.

Jika hal ini sering dilakukan, maka sangat mungkin komponen magnet clutch yang terdapat pada kompresor AC mobil akan menjadi cepat aus dan akhirnya rusak. Efeknya, tentu saja AC tidak bisa berfungsi untuk mendinginkan udara lagi. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menyalakan AC saat mobil dalam kondisi berhenti. Jika terpaksa, maka sebisa mungkin switch power AC dimatikan atau dinyalakan saat putaran mesin berada di bawah 2.000 rpm.

Kebiasaan lain yang sering dilakukan oleh pengemudi yang berpotensi untuk merusak fungsi pendingin AC mobil adalah kurang memperhatikan kebersihan dalam kabin mobil. Dalam hal ini, kebersihan yang dimaksud adalah debu-debu, kotoran, cairan yang dapat membuat lembab dan tentu saja asap rokok.

Secara mekanisme, AC mobil memiliki blower yang fungsinya adalah untuk memutar udara dalam kabin. Blower ini akan menarik atau menghisap udara dalam kabin, dan kemudian udara tersebut ditiupkan dengan melalui kisi-kisi evaporator yang dingin. Udara inilah yang kemudian dirasakan penumpang dalam kabin sebagai angin AC mobil.

Jika kabin dalam kondisi kotor berdebu ataupun asap rokok, maka kotoran tersebut akan terserap dan ditiupkan untuk melalui kisi-kisi evaporator. Akibatnya, kisi evaporator rentan untuk tersumbat oleh kotoran, debu hingga racun yang terdapat pada asap rokok. Apalagi jika sumbatan yang ada dapat mengakibatkan jamur tumbuh dengan subur. Selain kinerja pendinginan terganggu, maka udara yang ditiupkan juga akan berbau kurang sedap dan kurang sehat untuk penumpang.

Oleh karena itu, untuk menjaga agar kondisi AC mobil tetap baik, maka sebisa mungkin hindari kebiasaan-kebiasaan di atas. Dan jangan lupakan untuk pergi ke bengkel AC secara berkala untuk membersihkan evaporator AC mobil. Dengan demikian, AC mobil akan selalu terasa dingin dan segar!

Related Articles

Leave a Reply

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker