Mobil Bekas

Tips Cara Mendeteksi Mobil Bekas Pernah Terendam Banjir

Mobil Bekas – Membeli mobil bekas memang harus sangat berhati-hati. Jika tidak dari orang yang sangat kita kenal tentang mobil yang akan kita beli tersebut, maka kita sudah sepatutnya waspada dengan sejarah mobil itu. Terlihat bagus dan mulus bukan berarti mobil tersebut bebas dari masalah. Karena bisa saja penampilan mobil dibuat untuk menyembunyikan sesuatu.

Dalam menjual mobil bekas, tak sedikit oknum atau pedagang nakal yang menjual mobil yang pernah terendam banjir namun tidak menjelaskan kondisi sebenarnya kepada calon pembeli. Akibatnya, karena kurang teliti anda bisa saja mendapat mobil dengan penampilan prima, namun merupakan salah satu mobil yang pernah menjadi korban banjir. Bukannya puas, yang terjadi malah anda akan membenahi banyak masalah pada mobil tersebut.

Ciri mobil bekas banjir memang tidak bisa dilihat hanya sekilas saja. Anda harus mau sedikit repot untuk lebih teliti agar tidak mendapatkan mobil bekas banjir tersebut. Oleh karena itu, berikut ini beberapa cara mengenali mobil bekas yang akan anda beli merupakan mobil bekas kena banjir atau bukan.

Cara Mendeteksi Mobil Bekas Kena Banjir

#1 Periksa Kolong, Khususnya Tromol Mobil
Mobil yang pernah terendam banjir akan memiliki cukup banyak karat pada komponen-komponen yang ada pada bagian kolong. Lebih spesifik, cobalah cek bagian tromol. Biasanya, mobil bekas banjir akan mempunyai karat yang cukup signifikan pada bagian tromol hingga ke sela-sela.

#2 Rasakan Aroma Kabin
Masuklah ke dalam kabin mobil bekas yang akan anda beli, lalu rasakan aroma kabin mobil tersebut. Jika dirasa normal, anda boleh melewati kewaspadaan pada tahap ini. Namun jia terasa bau apek atau aroma yang terlalu lembab, bau lumpur, dapat dicurigai kalau mobil pernah terendam banjir hingga ke interior.

Tapi anda juga patut waspada jika kabin justru beraroma harum, namun terasa berlebihan dan menyengat. Bisa saja pemilik atau penjual berusaha untuk menutup bau apek kabin dengan pengharum secara berlebihan.

#3 Periksa Bagian Karpet Mobil
Saat berada di kabin, maka periksa pula tiap-tiap sudut kabin hingga ke bagian karpet dasar mobil. Jika memang dirasa aman, cobalah untuk lebih teliti lagi. Angkat sedikit bagian karpet dan lihat apakah ada kotoran, pasir dan noda bekas banjir. Karena biasanya air yang mengendap terlalu lama tentu akan meninggalkan bekas yang tak terlihat di balik karpet dasar.

#4 Cek Seluruh Sistem Kelistrikan
Tanda mobil bekas terendam banjir tentu dapat dilihat dari sistem kelistrikan mobil tersebut. Mobil yang pernah terendam banjir tentu akan mengalami masalah di bagian kelistrikan. Oleh karena itu periksa semua perangkat dan fitur elektronik yang ada pada mobil tersebut dan pastikan tidak bermasalah.

#5 Periksa Sela-Sela Karet Mobil
Hal yang sering luput untuk disembunyikan dan diperiksa saat membeli mobil bekas adalah bagian karet-karet mobil. Baik itu karet pintu atau juga karet bagasi. Cobalah memperhatikan bagian karet ini. Jangan ragu untuk melepas sedikit dan melihat bagian dalam dari karet tersebut. Jika ada bercak putih yang nyaris merata, bisa dikatakan jika itu adalah bekas air dan besar kemungkinan mobil pernah terendam banjir.

#6 Harga Mobil Bekas Yang Tidak Wajar
Meski anda sudah tertarik dengan mobil bekas yang ditawarkan, tapi jangan sampai anda melupakan semua langkah pemeriksaan ciri mobil bekas banjir di atas. Apalagi jika mobil yang dijual ditawarkan dengan harga sangat murah dan tergolong tidak wajar. Karena kebanyakan mobil bekas banjir dijual murah agar cepat memancing calon pembeli datang. Bisa saja itu berarti si penjual ingin segera mobil tersebut segera laku dan memindahkan masalah pada mobil tersebut kepada anda sebagai pemilik barunya.

Itulah beberapa cara mendeteksi mobil bekas banjir yang mungkin dapat berguna. Selain itu, pastikan anda juga melakukan pemeriksaaan standar tentang tips membeli mobil bekas agar tetap mendapatkan unit mobil bekas dengan kondisi terbaik.

Related Articles

Leave a Reply

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker