Tips & TrickTips Mengemudi

Tips Aman Mengemudi Saat Musim Hujan

Saat hujan, aktivitas berkendara atau mengemudi akan membutuhkan anda untuk lebih banyak waspada dan hati-hati. Apalagi saat hujan menjadi semakin deras, jalanan yang licin ditambah jarak pandang yang pendek akan semakin meningkatkan resiko kecelakaan. Belum lagi ditambah perilaku pengendara lain yang ugal-ugalan karena ingin cepat-cepat sampai dan melalui hujan tersebut.

Untuk itu, maka selaku pengendara yang cerdas, kita harus mampu untuk meningkatkan kewaspadaan agar tetap aman dan selamat saat berkendara meski hujan lebat sedang turun. Berikut ini adalah beberapa tips cerdas agar tetap aman dalam mengemudi mobil saat hari hujan.

tips mengemudi mobil saat hujan
ilustrasi : autobild.co.id

Tips Aman Mengemudi Mobil Saat Hujan

Pastikan Kondisi Mobil Prima
Saat hujan, tidak hanya kondisi pengemudi yang harus ditingkatkan. Melainkan kondisi kendaraan juga harus tetap terjaga. Salah satunya adalah memastikan kondisi ban dalam kondisi yang baik serta memiliki tekanan angin yang sesuai. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar mobil yang anda kendarai tidak mudah tergelincir atau bahkan melayang di atas air (aquaplaning). Untuk mengetahui tekanan angin yang pas bagi kendaraan anda, coba cek dari buku manual atau stiker petunjuk yang biasanya ada di dashboard kendaraan atau bahkan di balik tutup tangki bahan bakar.

Tambah Jarak Aman Kendaraan
Jika saat cuaca normal jarak aman adalah sekitar 2 detik dengan kendaraan di depan anda, maka saat hujan tambah jarak aman menjadi 3 atau 4 detik jika dirasa perlu. Hal ini sangat penting karena saat jalanan dan kendaraan basah, jarak pengereman dari mobil berjalan hingga berhenti akan lebih panjang dari biasanya. Selain itu, hal ini juga bermanfaat untuk menghindari cipratan lumpur atau air yang disebabkan mobil di depan anda.

Kurangi Kecepatan, Hindari Cruise Control
Untuk mengurangi resiko hal yang tidak diinginkan, kurangi kecepatan kendaraan anda agar lebih mudah dikendalikan. Permukaan jalan yang dibasahi campuran air dan oli akan mengurangi cengkaraman roda mobil anda sehingga lebih rentan mengalami slip. Selain itu, hindari pula penggunaan cruise control (pengontrol kecepatan) karena sistem ini akan menambah kecepatan anda saat anda justru berusaha memperlambat laju.

Nyalakan Lampu Utama, Hindari Penggunaan Lampu Hazard
Jika anda merasa jarak pandang menjadi terlalu pendek atau sulit melihat kedepan, maka nyalakan lampu utama mobil anda. Meski tidak banyak membantu untuk melihat jalanan, tapi ini akan sangat membantu untuk memberitahu pengendara lain di depan dan yang berlawanan arah tentang keberadaan mobil yang anda kendarai. Dan jangan pernah gunakan lampu hazard saat berjalan meski hujan lebat. Lampu hazard akan membuat pengendara di belakang anda menjadi kurang peka terhadap lampu rem ketika anda memperlambat laju kendaraan. Menggunakan lampu hazard juga akan membuat anda tidak dapat memberitahukan ke pengendara lain saat anda akan berbelok!

Jika Hujan Terlalu Lebat, Berhentilah!
Jika anda merasa hujan semakin lebat dan jarak pandang semakin pendek, atau ketika anda merasa wiper sudah tidak bisa menjaga kaca depan cepat kembali jernih, maka itu adalah tanda bahwa anda harus berhenti dan menepi untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri untuk terus berjalan jika anda merasa tidak dapat melihat kondisi jalan di depan anda. Menepilah di tempat yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Jika dirasa perlu, tidak ada salahnya untuk menyalakan lampu hazard untu memberitahukan bahwa ada mobil yang sedang menepi.

Itulah beberapa tips mengemudi saat hujan agar tetap aman dan mengurangi resiko hal yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat dan tetap waspada!

Related Articles

Leave a Reply

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker