Tips & TrickTips Otomotif

Penyebab Mobil Menjadi Overheat dan Tips Mengatasinya

Kondisi lalu lintas yang semakin padat tentunya membuat mesin mobil juga harus bekerja semakin berat. Dalam kondisi yang kurang prima, mesin mobil bisa saja mengalami overheat atau terlalu panas melebihi suhu yang dapat diterima mesin.

Biasanya overheat terjadi saat mobil dalam kondisi diam atau tengah berada di dalam kondisi jalanan yang macet. Overheat umumnya diawali dengan gejala mesin ngelitik (knocking) yang berlebihan secara terus menerus.

Selain dari gejala yang dapat dirasakan dari kinerja mesin, gejala overheat dapat diketahui dari indikator jarum suhu mesin mobil. Saat suhu mesin mulai meningkat, jarum indikator akan terus naik. Ketika sudah overheat, jarum akan menunjuk pada titik suhu tertinggi. Dalam kondisi ini, suhu mesin yang terlalu panas dapat menjadi penyebab mesin mobil mendadak mati di jalan.

Lalu, mengapa mesin mobil menjadi overheat?

Penyebab Mesin Mobil Overheat

Radiator Kotor dan Mampet
Radiator yang kotor dan mampet umumnya menjadi penyebab utama mesin mengalami overheat. Hal ini disebabkan karat pada komponen tergerus dan ikut arus air radiator. Kemudian karat tersebut berkumpul dan menyumbat kisi-kisi radiator yang membuat sirkulasi air untuk mendinginkan mesin menjadi tidak maksimal.

Untuk mencegah mesin mobil menjadi overheat karena radiator kotor dan tersumbat adalah dengan cara memperbaiki / membersihkannya di tukang servis radiator. Jika sudah terlalu parah, maka kisi-kisi yang rusak / kotor harus diganti. Selain itu pencegahan juga bisa dilakukan dengan cara rutin mengganti air radiator / radiator coolant setiap 15.000 – 20.000 km. Saat memilih air radiator mobil juga disarankan untuk memilih yang memiliki kandungan anti karat.

Selain dikarenakan radiator yang kotor dan mampet, overheat juga bisa disebabkan karena air radiator berkurang secara drastis. Biasanya disebabkan oleh kebocoran halus yang tidak terdeteksi. Kebocoran bisa disebabkan selang yang sudah getas dan retak halus, sambungan tidak kuat atau sil dan pegas tutup radiator yang kurang baik. Jadi sangat dianjurkan untuk selalu mengecek kondisi dan volume air radiator sebelum melakukan perjalanan.

Extra Fan Tidak Berfungsi Baik
Selain dikarenakan radiator yang sudah kurang baik, overheat pada mesin bisa juga disebabkan oleh kinjera extra fan yang sudah tidak maksimal lagi. Hal ini disebabkan motor extra fan yang memang sudah lemah. Dalam kondisi ini, biasanya mesin mobil overheat saat AC mobil dinyalakan.

Untuk mengetes fungsi extra fan, anda dapat mengujinya dengan menyalakan AC mobil anda dan merasakan hembusan angin yang keluar dari extra fan. Jika terasa lemah, berarti memang sudah waktunya extra fan untuk diganti.

Tips Mengatasi Overheat Saat Di Jalan Raya

Jika mobil mengalami overheat saat di jalan atau saat berada di tengah kemacetan, segera menepikan mobil ke area yang aman. Selanjutnya pasang segitiga pengaman untuk memberikan tanda kepada pengemudi lain tentang posisi mobil anda.

Setelah itu, bukalah kap mesin mobil anda dan diamkan selama beberapa menit. Jangan langsung membuka tutup radiator karena dapat berbahaya bagi anda sendiri. Tunggulah hingga suhu agak turun. Anda juga dapat menyiramkan air sedikit demi sedikit ke penampang radiator agar suhu cepat turun.

Setelah suhu dan radiator terasa tidak terlalu panas, anda dapat membuka dan mengecek kondisi air radiator. Jika air radiator masih penuh, tutup kembali dan tunggulah hingga radiator dan mesin menjadi dingin baru kemudian melanjutkan perjalanan. Namun jika air radiator berkurang, isilah air hingga penuh dan tunggu suhu normal baru kemudian melanjutkan perjalanan.

Related Articles

Leave a Reply

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker